participle function

Fungsi Participle (The function of Participle)

Posted on

The function of Participle

Kita sudah membahas mengenai jenis participle, rumus particicple, contoh kalimat yang menggunakan kata kerja participle. Nahhh, sekarang kita kan membahas mengenai kegunaan kata kerja partisif ( The function of Participle). Untuk Lebih jelasnya kita perhatikan penjelasannya sebagia berikut:

participle function

  1. Kata kerja partisif (Participle) biasanya digunakan untuk sesudah kata-kata khusus (specila words), seperti: after (setelah), before (sebelum), since (sejak), when (ketika/saat), as (karena/selagi/waktu), whenever (kapanpun), once (Sekali), until (sampai /hingga), on (pada/di) dan lain-lain. Perhatikan contoh kalimatnya dibawah ini:
    • After talking to my mother, I always feel better
      (Setelah berbicara dengan ibuku, aku selalau merasa lebih baik)
    • He has been quite different since receiving from his illness
      (Dia (laki-laki) seidikit berbeda sejak sembuh dari sakitnya)
  1. Kata kerja partisif (Participle) atau Participle phrase digunakan untuk memberikan suatu keterangan atau penjelasan tambahan waktu (tense), sebab (cause), akibat (result), syarat (condition) dan sebagainya kepada suatu tindakan atau peristiwa yang dinyatakan olah kata kerja utama (main veb) dalam sebuah kalimat. Penjabaran dari pon ini akan dipaparkan kembali.
  2. Menerangkan waktu (tense).Perhatikan contoh kalimatnya dibawah ini:
    • Walking along this street, I met a friend whom I had not seen for a long time
      (Ketika berjalan sepanjang jalan ini, saya bertemu dengan seseorang yang sudah lama tidak bertemu)
    • Having finished all my works, He took a rest
      (Selama menyelesaikan pekerjaan pekerjaanku, dia(laki-laki) beristirahat)
  3. Menerangkan sebab (cause). Perhatikan contoh kalimatnya dibawah ini:
    • Having worked hard whole the day, he decided to take a vacation
      (Karena bekerja keras sepanjang hari, Dia(laki-laki) memutuskan untuk pergi liburan)
    • Being rejected by all his friends, He decided to move on the other city
      (Karena ditolak oleh kawan kawannya, dia(laki-laki) memutuskan untuk pindah ke kota lain)
  4. Menerangkan cara (manner). Perhatikan contoh kalimatnya dibawah ini:
    • Laughing and cheering, the students went camping
      (Dengan tertawa dan bergembira, murid-murid pergi berkemah)
    • The man walked in the Pelita street, Flouring his stick
      (Laki-laki itu berjalan di kjalan Pelita, dengan melambaikan tongkatnya)
  5. Menerangkan syarat (condition). Perhatikan contoh kalimatnya dibwah ini:
    • Driven carefully, the car will run fast
      ( Apabila dia mengendarai secara hat-HTI, mobil itu akan berlari kencang)
    • Weather permitting, we will go to the month climbing
      (Apabila cuaca mengijinkan, kami akan pergi ke gunung mendaki)
  6. Menerangkan akibat (result). Perhatikan contoh kalimatnya dibawah ini:
    • Having bitten twice by the dog, the postman refused to deliver to my home
      (Akibat digigit dua kali oleh anjingku, Petugas kantor pos menolak untuk mengirim ke rumahku)
    • The plane crashed , it bombs exploded as it hit the ground
      (Pesawat itu terjatuh, bomnya meledak ketika mengenai tanah)
  7. Kata kerja partisif (Participle) atau Participle phrase sering digunakan untuk mengawali suatu kalimat atau suatu percakapan yang berguna untuk menjelaskan atau menekankan suatu maksud tertentu. Perhatikan contoh kalimatnya dibwah ini:
    • Generally speaking, men camn run faster than woman
      (Pada umumnya, pria dapn berlari lebih kencang dari pada wanita)
    • Granted that he did so, what harm can you see in it?
      (Andaikata dia(laki-laki) berbuat demikian, lalu kamu lihat apa salahnya?)