linking verb

Pengertian, Bentuk Dan Contoh Kalimat Linking Verb

Posted on

Dalam pembuatan suatu kalimat yang nantinya bisa diungkapkan secara lisan ataupun tulisan dalam menggunakan tata bahasa inggris, kita diharapkan untuk memahami dalam pemilihan kata dan tata bahasanya. Kita tidak diperbolehkan menggunakan bahasa inggris namun menggunakan tata bahasa Indonesia atau bahasa lainnya.Kita mengenal dengan istilah Predikat dalam tata bahasa Indonesia. Predikat itu sendiri merupakan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh subjek/pelaku atau keterangan kata kerja.

Dalam penggunaan predikat atau kata kerja, kita secara tidak langsung membuat suatu penghubung sehingga kalimat yang lebih mudah dimengerti. Dalam bahasa ingggris kita mnegnalnya sebagai Linking Verb.

linking verb

Linking Verb atau yang dikenal sebagai kata kerja penghubung merupakan salah satu jenis kata kerja yang digunakan untuk menghubungkan antara subjek dengan kata ganti (pronoun) atau kata sifat (Adjective) yang menerangkan subjek (pelaku).

Dibawah ini merupakan beberapa kata kerja yang termasuk dalam kata kerja penghubung (linking verb) adalah:

  1. remain (tetap/tinggal)
  2. appear (tampak/kelihatan)
  3. become (menjadi)
  4. feel (merasa)
  5. get (mendapatkan)
  6. grow (tumbuh)
  7. look (melihat)
  8. seem (merasa)
  9. smell (berbau)
  10. turn (berubah)
  11. run (berlari)
  12. fall (jatuh)
  13. dan lain-lain

Linking Verb, bisa berubah menjadi bentuk present, past atau perfect tense menyesuaikan dengan keterangan waktunya. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh dibawa ini.

  1. Apabila digunakan dalam bentuk kalimat tanaya atu kalimat negative, maka harus menggunakan kata kerja bantu dalam kalimat berbentuk present “ do/ don not” untuk subjek I, you, they, we. Dan kata kerja bantu “does/ doesn’t” unutk subjek she, he it. Dan untuk penggunaan dalam bentuk past, semua subjek mengggunakan kata kerja bantu “did/didn’t”. Contohnya:
  • I don’t read that novel
    (aku tidak membaca novel itu)
  • Winda doesn’t collect her duty
    (Winda tidak mengumpulkan tugasnya)
  • D0 you understand?
    (Apakah kamu mengerti?)
  • dan lain-lain
  1. Bentuknya dapat berubah-ubah tergantung dari konteks kalimatnya, baik itu karena subjek yang digunakan atau perubahan bentuk waktunya. Apabila kata penuh (full verb) ini menggunakan subjek “he, she, it” maka kata kerjanya harus ditambahkan akhiran huruf –es/-s, kecuali dalam bentuk past tense, kata kerjanya tidak mengalami perubahan. Contohnya:
  • He plays tennis with his friends
    (dia laki-laki bermain tenis dengan kawan-kawnnya)
  • I live in Singapore
    (Aku tinggal di singapura bulan lalu)
  • dan lain-lain
  1. Bentuknya masih sama tergantung dari konteks kalimatnya, apabila pola kalimatnya menggunakan past tense. maka kata kerjanya harus ditambahkan akhiran huruf –ed/-d (kata kerja yang beraturan/regular verb) dan bentuknya berubah –ubah apabila kata kerjanya berupa kata kerja yang tidak beraturan (irregular verb)
  • I lived in Singapore last month
    (Aku tinggal di singapura bulan lalu)
  • Sely saw the perform of her son
    (Sely melihat pertunjukan anak laki-lakinya)
  • dan lain-lain
  1. Apabila digunakan dalam bentuk kalimat tanaya atu kalimat negative, maka harus menggunakan kata kerja bantu dalam kalimat berbentuk past “semua subjek mengggunakan kata kerja bantu “did/didn’t”.Contohnya:
  • did Willy call you?
    (apakah Willy menghubungimu?)
  • Defri didn’t bring the dictionary
    (Defri tidak memebawa kamus)
  • dan lain-lain
  1. Apabila digunakan dalam bentuk kalimat positif, tanya atau kalimat negative, maka harus menggunakan kata kerja bantu dalam kalimat berbentuk present perfect “ have/ have not” untuk subjek I, you, they, we. Dan kata kerja bantu “Has/ hasn’t” unutk subjek she, he it. Dalam pola kalimat present perfect kita menggunakan kata kerja ketiga (past participle). Contohnya:
  • I have had waited for you for 3 hours
    (Aku sudah menunggumu selama tiga jam lamanya)
  • Has Nina swept the yard before going to school?
    (Sudahkah Nina menyapu halaman sebelum peri kesekolah?
  • They have not understood about the last matery
    (Meraka belum mengerti tentang materi terakhir)
  • dan lain-lain
  1. Apabila digunakan dalam bentuk kalimat positif, tanya atau kalimat negative, maka harus menggunakan kata kerja bantu dalam kalimat berbentuk past perfect “ had/ had not” untuk semua subjek. Dalam pola kalimat present perfect kita menggunakan kata kerja ketiga (past participle). Contohnya:
  • I had had waited for you for 3 hours
    (Aku sudah menunggumu selama tiga jam lamanya)
  • Had Nina swept the yard before going to school?
    (Sudahkah Nina menyapu halaman sebelum peri kesekolah?)
  • They had not understood about the last matery
    (Meraka belum mengerti tentang materi terakhir)

Demikian penjelasan tentang Pengertian, Bentuk Dan Contoh Kalimat Linking Verb merupakan salah satu penjelasan terbaik yang bisa kami sampaikan, semoga dapat menambah wawasan anda dalam meningkatkan kemampuan bahasa inggris  atau sebagai sumber literatur dalam menyelesaikan tugas-tugas dalam pendidikan anda. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel-artikel berikutnya.


Baca juga artikel lainnya :