imperatives

Pengertian Dan Contoh Kalimat Imperative Sentences

Posted on

Helo kawan, pastilah semua kawan sudah pernah membuat suatu kalimat (entah itu dalam bahas indonesi atupun dibahasa lainnya). Pelajaran membuat suatu kalimat sewaktu di tingkat Sekolah Dasar, kita mendalaminya dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Kita memulai dari kalimat yang paling sederhana sampai dengan kalimat yang menggunkan banyak unsure. Kalimat yang sederhana kita mengenalnya dengan pola “Subjek + predikat + objek

Imperative Sentences

Imperative Sentences atau kalimat perintah, merupakan salah satu jenis kalimat yang digunakan untuk menyatakan perintah, ajakan, peringatan atau larangan, doa, saran, selamat dan lain sebagainya.

imperatives

Imperative Sentences atau kalimat perintah memiliki subjek (pelaku) yang berupa orang kedua tau subjek yang sudah dimaksudkan sehingga tidak perlu disebutkan kembali dan biasanya ditambahkan dengan kata “please” yang berarti “silahkan” dengan menyatakan lebih sopan yang dapat diletakkan diawal atau akhir kalimat. Dalam kalimat tertulis, kalimat perintah selalu diatndai dengan tanda seru (!) Perhatikan contoh kalimat dibawah ini

  • Open the door, please !
    (bukalah pintuny!)
  • Be louder, please!
    (Lebih keras!)
  • Please, help me!
    (Tolong, bantu saya!)

Dalam kalimat perintah tertulis, kata perintah (imperative sentence) selalu ditandai dengan tanda seru, contohnya

  1. Apabila kalimat perintahnya untuk menyatakan memerintahkan atau memohon, maka kata kerjanya (verb) yang digunakan berbentuk bare infinitive (kata kerj asli).Perhatikan contoh kalimat dibawah ini
  • Please, Sit down !
    (Silahkan duduk!)
  • Please, call me!
    (Silahkan hubungi kau!)
  • Please, come in !
    (silahkan masuk!)

2. Apabila kalimatnya berupa perintah negative (larangan) dibentuk dengan menambhakan kata “don’t” yang mempunyai arti “jangan” diawal kalimat. Perhatikan contoh kalimat dibawah ini

  • Don’t Sit down !
    (Jangan duduk!)
  • Don’t talk loudly!
    (Jangan berbicara dengan suara keras!)
  • Don’t come in !
    (Jangan masuk!)

3. Apabila kalimat perintahnya tidak ada kata kerjanya (verb), maka harus menggunkan atau menambahkan kata “be” yang berarti “…lah” diawal kalimat. Perhatikan contoh kalimat dibawah ini

  • Be quite !
    (diamlah)
  • Be honest!
    (jujurlah!)
  • Be Here!
    (disinilah)
  • Be loyal!
    (setialah!)

4.Apabila dalam kalimat perintah negative nya tidak ada kat kerjanya (verb) maka harus ditambahkan dengan kata “don’t be “ yang mempunyai arti “jangan”. Kalimat ini menunjukkan suatu larangan atau peringatan.Perhatikan contoh kalimatn dibawah ini

  • Don’t Be late !
    (jangan telat)
  • Don’t be naughty!
    (Jangan nakal!)
  • Don’t be crowded!
    (jangan gaduh!)
  • Don’t Be lazy!
    (jangan malas!)

5.Apabila dalam kalimat perintahnya menunjukkan ajakan, maka dengan menambahkan kata “let” yang berarti “mari atau ayo” diawal kalimat.Perhatikan contoh kalimat dibawah ini

  • Lets go there!
    (Mari pergi kesana!)
  • Let’s have breakfast!
    (ayo sarapan!)
  • Let’s sing together!
    (ayok bernyanyi bersama-sama!)
  • Let’s announce it !
    (Ayok umumkan itu!)

6.Apabila kalimat perintahkanya menunjukkan maksud untuk mendoakan.Perhatikan contoh kalimatnya dibawah ini

  • May God bless you!
    (semoga Tuhan memberkatimu!)
  • Wish you will recover soon!
    (Semoga kamu cepet sembuh!)
  • Have a nice dream!
    (Semoga mimpi indah!)

7.Apabila kalimat perintahnya menunjukkan suatu ucapan selamat.Perhatikan contoh kalimatnya dibawah ini

  • Happy new year!
    (selamat tahun baru!)
  • Happy birthday!
    (selamat ulang tahun!)
  • See you later!
    (sampai bertemu kembali!)

Demikanlah pejelasan yang bisa di sampaikan, semoga dapat menambah wawasan yang bermanfaat baik untuk mengasah kemampuan bahasa inggris anda menjadi lebih baik. Semoga literatur pada artikel yang berjudul Pengertian Dan Contoh Kalimat Imperative Sentences kali ini bermanfaat, sampai jumpa pada posting berikutnya.


Baca juga artikel lainnya :