direct speech

Pengertian Dan Penggunaan Prohibition Pada Direct Speech Lengkap!!

Posted on

Pada kesempatan hari ini kita akan membahas mengenai kalimat perintah dalam indirect speech dan direct speech, Bagaimana cara merubahnya kawan? Hal in biasa kita gunakan dalam percakapan sehari hari-hari tanpa kita sadarai, pastinya kalian sudah mengerti dan setelah mengikuti penjelasan dari kami kalian lebih mengetahui bahkan mahir.

direct speech

Prohibition adalah kalimat larangan yang bertujun untuk melarang / meminta seseorang untuk tidak melakukan sesuatu yang kita tidak kehendaki. Dalam prohibition kita tidak dianjurkan memakai subjek diawal kalimat, karena kalimat ini bersifat langsung kepada subjek namun tidak disebutkan subjeknya. Contohnya jangan Ambil payung saya!. Tanda baca yang selalu digunakan dalam prohition adalah tanda baca seru (!) dan terdapat kata “please” yang biasanya diletakan diawal atau diakhir kalimat. Hal itu bertujuan mempertegas kalimat agar yang diperintah langsung tidak melakukan perintah.

Prohibition mempunyai 2 (dua) pola dan berikut ini penjelasannya

1. Prohition yang menggunakan kata kerja pertama (verb 1), disini kita hanya menggunkan kata kerja verb 1 (infinitive)

Don’t + Verb 1 + Object

perhatikan contoh kalimatnya dibawah ini:

  • Direct Speech : Mr. Huda said, “don’t burn the paper , it is dangerous!”
    Indirect Speech : Mr. Huda saidnot to burn the paper , it was dangerous
  • Direct Speech : Mrs . Dwi said me, “ Don’t make me a cup of tea, now!”
    Indirect Speech  : Mrs . Dwi said me not to make her a cup of tea, then
  • Direct Speech : Many teacher told us, “Don’t come late!”
    Indirect Speech : Many teacher told us not to come late
  • Direct Speech :My mother said ,” don’t make a noisy in this hospital!”
    Indirect Speech: My mother said not to make a noisy in that hospital

2. Prohibition yang menggunakan kata kerja bantu berupa “ Don’t + TO BE” disini kita hanya menggunkan “ Don’t + BE” , dimana diikuti oleh kata benda (noun), kata sifat (adjective) ataupun kata keterangan (adverb)

Don’t + Be + Noun/ Adjective/ Adverb

perhatikan contoh kalimatnya dibawah ini:

  • Direct Speech : My elder sister said me, “Don’t be naughty in your uncle’s house!”
    Indirect Speech: My elder sister said me not to be naughty in my uncle’s house
  • Direct Speech : The old man said us , “don’t be careless because all the property are from glasses!”
    Indirect Speech : The old man said us not to be careless because all the property were from glasses!”
  • Direct Speech : Mrs. Dahlia said him, “don’t Be late to come here, my student!”
    Indirect Speech : Mrs. Dahlia said him not to Be late to come there, her student
  • Direct Speech : My mother said me, “don’t Be arrogant if you do not win the competition!”
    Indirect Speech : My mother said me not to Be arrogant if you did not win the competition
  • Direct Speech : Mr. Sugihartono said me, “don’t Be lazy to clean your bed room!”
    Indirect Speech: Mr. Sugihartono said me not to Be lazy to clean my bed room

Belajarlah menjadi pribadi yang berguna dengan apa yang kita punya, bukan untuk memanfaatkan tapi berusahalah untuk bermanfaat untuk orang banyak. Selain didunia dianggap lebih baik dari orang lain, di akhirat pun diangkat derajatnya bagi umatnya yang berilmu.. Semangat ya kawan. Nothing is impossible if we work hard.

Demikianlah penjelasan tentang Pengertian Dan Penggunaan Prohibition Pada Direct Speech yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat!!


Baca artikel selanjutnya: