Penggunaan Conditional Sentence If Clause Sebagai Reminder, Suggestion, Imperative, General Truth

Posted on

Penjelasan Penggunaan Conditional Sentence If Clause Sebagai Reminder, Suggestion, Imperative, General Truth lengkap dengan Contoh Kalimatnya

Hai sahabat BahasaInggrisOke  bertemu lagi dengan postingan-postingan kami .. Setelah kita bahas materi conditional sentences / if Clause pada postingan sebelumnya. Kali ini kita kan membahas penggunaan conditional sentense dalam beberapa situasi. Terdapat beberapa penggunaan If Clause yaitu sebagai Reminder, Suggestion, Imperative, General Truth. Lebih lengkapnya kita simak uraian dibawah ini.

A. If Clause sebagai Reminder

Conditional sentence ini digunakan untuk mengingatkan tentang sebuah konsekuensi yang harus dilakukan jika menginginkan sebuah kondisi itu terjadi.

Rumus 1
IF + SIMPLE PRESENT + (,) + S + HAVE TO/HAS TO/ MUST + V1

Perhatikan Contoh di bawah ini :

Contoh 1Contoh 2

Teacher: Do you want to join the next speech competition Kyla?
(Teacher : Apakah kamu ingin mengikuti kompetisi berpidato selanjutnya, Kyala?)

Kyla: Yes I do sir. I really want to be the winner.
(Teacher : Ya, saya ingin pak. Saya ingin menjadi juara)

Teacher : If you want to be the winner, you have to practice a lot.
(Teacher : Jika kamu ingin menjadi juara, kamu sebaiknya sering latihan)

Kyla: Yes, I will, sir. Thank you.
(Kyla : Ya, Pasti pak. Terima kasih)

Jack: I think final exam is getting closer. It’s time for us to study seriously.
(Jack : aku berfikir ujian akhir sudah dekat. Sudah waktunya bagi kita untuk belajar dengan serius)

Tom: Yes, you’re right.
(Tom: Ya, kamu benar)

Jack: If we want to pass the final exam, we must study harder.
(Jack : Jika kita ingin lulus ujian akhir, kita harus belajar lebih giat)

Tom: Yes, I agree with you.
(Tom : Ya, aku setuju dengan kamu)

Rumus 2
S + HAVE TO/HAS TO/ MUST + V1 + IF + SIMPLE PRESENT

Perhatikan Contoh di bawah ini :

Contoh 1Contoh 2

Jane: Will you want to go to France?
(Jane : Apakah kamu akan pergi ke Perancis?)

Angie: Yes, I will. I’ll go there tomorrow.
(Angie : Ya, tentu. Aku akan pergi ke sana besok)

Jane: You must bring the camera if you want to Eifel.
(Jane : Kamu harus membawa kamera jika ingin ke menara Eifel)

Angie: Ups… thanks for remind me.
(Angie : Ups… terima kasih untuk mengingatkan ku)

Tom: Do you want to go to market?
(Tom : Apakah kamu mau pergi ke pasar?)

Anna: Yes of course.
(Anna : Ya tentu saja)

Tom: You have to buy some vegetables if you do it.
(Tom : Kamu sebaiknya membeli beberapa sayuran jika melakukannya)

Anna: Alright.
(Anna : Baiklah)

B. If Clause sebagai Suggestion

Conditional sentence ini digunakan untuk memberikan saran tentang apa yang seharusnya dilakukan jika menginginkan sebuah kondisi terjadi.

Rumus 1
IF + SIMPLE PRESENT + (,) + S + SHOULD /HAD BETTER/ OUGH TO + V1

Rumus 2
IF + SIMPLE PRESENT + (,) + WHY DON’T + S + V1?

Perhatikan Contoh di bawah ini :

Contoh 1Contoh 2

Julia: You look so pale Angie. Are you sick?
(Julia : Kamu nampak pucat Ana. Apakah kamu sakit?)

Angie: Eeeem… I’ve had headache.
(Angie :Eeeem… Aku sakit kepala)

Julia: Have you taken some aspirin?
(Julia : Sudahkah kamu mengambil beberapa aspirin) 

Angie: Not yet.
(Angie : Belum)

Julia: If you want to get better soon, you should get some medicine and take a rest.
(Julia : Jika kamu ingin lekas sembuh, kamu seharusnya minum obat dan beristirahat)

Angie: Thanks sist.
(Angie : Terima kasih teman)

Jack: I really want to play guitar, but sometimes I don’t understand some chords. Do you have any idea?
(Jack : Aku ingin sekali bermain gitar, tapi kadang aku tidak memahami beberapa kunci. Apakah kamu punya ide?)

James: If you want to know some chords, why don’t you search it in youtube?
(James : Jika kamu ingin tau beberapa kunci gitar, mengapa tidak kamu mencari nya di youtube?)

Jack: That’s a good idea. Thanks.
(Jack : Itu ide yang bagus. Terima kasih)

C. If Clause sebagai Imperative

Conditional sentence pada fungsi ini digunakan untuk menyuruh seseorang melakukan sesuatu jika menginginkan sebuah kondisi terjadi.

Rumus
IF + SIMPLE PRESENT, V1 + O

Perhatikan Contoh di bawah ini :

Contoh 1Contoh 2

Mother : What are you doing Jane?
(Mama : Apa yang kamu lakukan Jane?)

Jane: I am not doing anything. I just want to take a bath but the whether is so cold.
(Jane : Aku tidak melakukan apa-apa. Au hanya mau mandi tapi cuaca sangat dingin)

Mother: If you want to be on time to school, take a bath soon, girl!
(Mama : Jika ingin tepat waktu ke sekolah, cepat mandi!)

Jane: Alright mom.
(Jane : Baiklah ibu)

Kent: I really want to be a musician, but I don’t know how to play the instruments.
(Kent : Aku ingin sekali menjadi seorang pemusik, tapi aku tidak tahu bagaimana memainkan alat-alat musik)

Jeck: If you want to play an istrument, search in youtube and study seriously.
(Jeck : Jika kamu ingin bermain sebuah alat musik, cari di youtube dan belajar dengan serius)

Kent: I know that.
(Kenct : Aku tau itu)

D. If Clause Untuk Menyatakan General Truth

Conditional sentence pada fungsi ini digunakan untuk menyatakan fakta umum yang terjadi atau akan terjadi jika menginginkan sebuah kondisi terjadi.

Rumus 1
IF + SIMPLE PRESENT, SIMPLE FUTURE

Perhatikan Contoh di bawah ini :

Contoh 1Contoh 2

Father: If you add more sugar to this coffee, It will be sweeter, son.
(Ayah : Jika kamu menambahkan gula lebih pada kopi ini, itu akan lebih manis rasanya, nak)

Son: Eeem, I’ll try, pa.
(Anak : Eeem, aku akan coba, yah)

Jane: Do we go to cinema?
(Jane : Apakah kita pergi ke bioskop)

Anna: If we don’t have legal tickets, we can not enter the cinema.
(Anna : Jika kita tidak punya tiket resmi, kita tidak dapat masuk ke bioskop)

Jane: Let’s buy 2 for us.
(Jane : Ayo kita beli 2)

Anna: Are you serious.
(Anna : Apa kamu serius)

Semoga bacaan ini membatu kalian memahami tentang If Clause dalam percakapan sehari-hari. Semoga penjelasan dan kalimat di atas bermanfaat. Sampai jumpa di artikel lainnya.. See you 🙂