jenis stative

Stative Verb – Pengertian, Jenis, Contoh Kata Dan Kalimat Terlengkap

Posted on

Dalam membicarakan tense dan kata kerja (verb), saya yakin bahwa kalian sudah bisa mengerti keduanya. Hubungan antara tense dan kata kerja sangatlah erat hubungannya karena dimana ada tense pastilah ada yang disebvut kata kerja atau verb, dan kata kerja tidak bisa berdiri sendiri.

Pada kesempatan hari ini yang cerah dan sangat hangat, kita akan mengupas habis mengenai beberapa kata kerja yang tidak bisa digunakan dalam tense. Meskipun dipaksakan justru akan menghasilkan arti kalimat yang rancu dan tidak terstruktur.

Sudahkah kalian pernah mendengar istilah bahasa inggris berupa “the stative verb”?

Jenis kata ini sebenrnya merupakan jenis kata yang dianggap biasa dan sama dengan kata-kata yang lainnya. Perbedaannya terdapat pada pengertian yang makna yang terkandung didalamnnya.

jenis stative

Stative Verb merupakan salah satu jenis kata yang dimaksud adalah kata kerja yang digunakan untuk menyatakan sebuah keadaan yang tidak boleh dinyatakan atau digunakan ke dalam bentuk continuous. Bentuk continuous merupakan jenis waktu yang menyatakan bahwa sebuah kegiatan sedang dilakukan pada saat tertentu. Apa bila kata tersebut terdapat pada jenis waktu continuous maka kalian harus menggantinya dengan bentuk waktu yang lain bisa berupa “simple atau pun perfect”.

Berikut ini adalah jenis stative verb yang sering muncul dalam percakapan atau sebuah tulisan yang sering kita buat dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

Sensory Perception

Sensory Perception merupakan salah satu keadaan atau kondisi dimana apa yanh kita lakukan berhubungan dengan panca indra, termasuk indra penglihatan, indrra peraba, indra perasa, indra penciuman dan indra pendengar. Dalam jenis kata ini kita benar-benar menggunakan indera kita dengan apa yang dihadapi.

Perhatikan contoh beberapa kata yang termasuk didalamnya:

  • see (melihat)
    Contohnya: I see you
  • hear (Mendengar)
    Contohnya: I hear the voice
  • touch (Memegang)
    Contohnya: Ita touches my dress
  • feel (Merasakan)
    Contohnya:
    We feel starnger

Mental Perception

Mental Perception merupakan salah satu keadaan atau kondisi dimana apa yanh kita lakukan berhubungan dengan kesiapan jiwa kita dalam menghadapai sebuah kenyataan dan situasi.

Perhatikan contoh beberapa kata yang termasuk didalamnya:

  • know (mengetahui)
    Contohnya: I know the secret
  • understand (mengerti)
    Contohnya: They don not understand

Emotion

Emotion merupakan salah satu keadaan atau kondisi dimana apa yanh kita lakukan . berhubungan dengan keinginnya yang berasal dari sebuah hasrat atau kemaana yang sangat kuat yang biasanya tidak bisa ditahan-tahan lagi

Perhatikan contoh beberapa kata yang termasuk didalamnya:

  • love (mencintai)
    Contohnya:
    He loves a cat
  • hate (membenci)
    Contohnya:
    We hate the dog

Measurement

Measurement merupakan salah satu keadaan atau kondisi dimana apa yanh kita lakukan berhubungan dengan sebuah ukuran yang digunakan untuk menyatakan sebuah ukuran berat, tinggi, kedalaman dan lain-lainnya

Perhatikan contoh beberapa kata yang termasuk didalamnya:

  • weigh (beratnya)
    Contohnya: it weighs more than 20kg
  • cost (harganya)
    Contohnya:
    it costs about 7 $
  • measure (berukuran)
    Contohnya: It measures about 3 km

Relationship

Relationship merupakan salah satu keadaan atau kondisi dimana apa yanh kita lakukan berhunbungan dengan sebuah ikatan antara satu benda dan benda lainnya, orang dengao rang yang lainnya dan lain-lainnya

Perhatikan contoh beberapa kata yang termasuk didalamnya:

  • belong (mempunyai)
    Contohnya:
    My mom belongs the new pen
  • have (mempunyai)
    Contohnya:I have a question

Demikianlah penjelasan tentang Stative Verb – Pengertian, Jenis, Contoh Kata Dan Kalimat Terlengkap yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat!!


Baca artikel selanjutnya: